PHQ-9
Kuesioner sembilan item yang digunakan untuk skrining dan mengukur tingkat keparahan depresi, banyak dipakai dalam layanan kesehatan primer dan mental.
Apa Itu PHQ-9?
PHQ-9 (Patient Health Questionnaire-9) adalah instrumen skrining depresi yang terdiri dari sembilan pertanyaan, masing-masing sesuai dengan kriteria diagnostik depresi mayor. Dikembangkan oleh Kroenke, Spitzer & Williams (2001), PHQ-9 banyak digunakan karena ringkas, mudah diberikan, dan andal untuk mengukur tingkat keparahan serta memantau respons terhadap pengobatan.
Relevansi untuk Karyawan Indonesia
PHQ-9 melengkapi DASS-21 sebagai alat skrining yang fokus spesifik pada depresi. Dalam konteks tempat kerja Indonesia di mana 50,0% klien konseling di level Depresi Severe atau Extreme (29,9% di level Extreme), instrumen skrining yang valid penting untuk mengidentifikasi karyawan yang membutuhkan dukungan sebelum kondisinya memburuk. Karena ringkas, PHQ-9 cocok untuk skrining berkala dalam program kesehatan mental karyawan.
Apa yang Diukur
- Sembilan gejala inti depresi sesuai kriteria diagnostik
- Frekuensi gejala dalam dua minggu terakhir
- Skor total mengindikasikan tingkat keparahan (minimal hingga berat)
- Item terakhir secara khusus menyaring pikiran menyakiti diri
Catatan Penting
Seperti DASS-21, PHQ-9 adalah alat skrining, bukan diagnosis. Skor harus diinterpretasikan oleh profesional. Kekuatan PHQ-9 ada pada kemampuannya memantau perubahan dari waktu ke waktu, menjadikannya berguna untuk measurement-based care — mengukur apakah intervensi benar-benar membantu.
Rujukan & Sumber Otoritas
- Kroenke, Spitzer & Williams (2001) — Journal of General Internal Medicine
- Spitzer et al. (1999) — JAMA (PRIME-MD validation)
- Data internal Riliv Problem Taxonomy v1.0 (2026)
Klaim berbasis data Riliv merujuk pada Clinical Evidence Riliv (Riliv Problem Taxonomy v1.0, 2026 — n=1.241 sesi konseling DASS-21 + 9.806 survey, 28 perusahaan).